SITUS WEB MANSA - :: MAN Yogyakarta 1/PHIN Portal Site
M e n u
Berita
Website Lama
Login
Topik / Tokoh


Berita dan Artikel :
Zainal Abidin Ala Mutho :Terobsesi Melestarikan Gunung
Senin, 17-Januari-2005, 07:01:52 WIB
Republika, Jumat, 17 September 2004

Zainal Abidin Ala Mutho

Terobsesi Melestarikan Gunung

Ketertarikan Zainal pada dunia penelitian berawal ketika ia duduk di MAN Yogyakarta 1. Pada 1989, bersama rekannya ia membuat penelitian tentang Pendidikan Kepramukaan di Pondok Pesantren Modern Islam As-Salam Solo. Penelitian itu mengantarkan Zainal pertama kali meraih juara umum pada lomba karya ilmiah se Jateng/DIY yang diselenggarakan oleh UGM. Sejak itu, Zainal sering melakukan penelitian bersama teman sekolahnya. Pengalaman inilah yang agaknya membuat Zainal sulit melupakan almamaternya. Meski sudah lulus tahun 1990, namun cinta Zainal pada almamaternya tetap tak luntur. Itu ia buktikan dengan mendirikan Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) MAN Yogyakarta 1, tahun 1991.  (220 klik)

Akhudiat, Bersastra Sembari Bertani
Minggu, 15-Februari-2004, 01:36:47 WIB
AKHUDIAT, penyair, dramawan, dan budayawan, bagaikan meteor yang lepas dari galaksi. Kehadirannya sebagai pelaku sastra hampir tak lapuk termakan zaman. Padahal, jenjang pendidikan yang ia lalui justru bertolak belakang.Saya justru lebih mengerti sastra daripada hukum-hukum agama Islam, walaupun selama tiga tahun kuliah di Pendidikan Hakim Islam Negeri (PHIN), ujar Akhudiat, suatu Senin, awal Desember 2001, di Fakultas Ushuludin Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Ampel Surabaya.  (948 klik)

Zarkasih Nur, orang Betawi
Minggu, 15-Februari-2004, 01:27:49 WIB
Menyelesaikan Pendidikan Hakim Islam Negeri (PHIN) di Yogyakarta tahun 1960 dan IAIN Jakarta Jurusan Ushuludin, Zarkasih mengawali kiprahnya di dunia legislatif dengan menjadi anggota DPRD Tangerang tahun 1971.  (190 klik)

Djohan Effendi: Pemikir Islam Inklusif
Kamis, 12-Februari-2004, 15:09:52 WIB
Sosoknya memang terbuka, dan itu sudah berakar pada dirinya sejak kecil. Pria kelahiran Kandangan Kalimantan Selatan itu gemar mempelajari berbagai hal. Selain mengaji Al-Quran, Djohan kecil juga keranjingan membaca biografi tokoh dunia. Ketekunan menyimak buku itu diwariskan ibunya yang, sekalipun pedagang kecil, getol membaca. Setelah menamatkan pendikan dasarnya, atas biaya ikatan dinas pemerintah, Djohan melanjutkan ke Pendidikan Guru Agama (PGA) di Banjarmasin. Setelah itu, Djohan melanjutkan studi ke Pendidikan Hakim Islam Negeri (PHIN) Yogyakarta. Di sana, Djohan mulai mendalami polemik filosofis antara Al-Ghazali dan Ibnu Rusyd. Ia merenungkan sejumlah konsep keimanan yang sangat abstrak, seperti keabadian alam, takdir, kebebasan manusia, kekuasaan Tuhan. Itu nyaris menggoyahkan keimanan saya, katanya mengenang  (273 klik)

Forum
Posting Terakhir
gayaboy
(10-01-2009)
gayaboy
(10-01-2009)
gayaboy
(8-01-2009)
gayaboy
(8-01-2009)
gaymen
(19-12-2008)
Daftar Milis
Untuk mendaftarkan diri menjadi anggota mailing list, kirimkan email kosong ke alamat subscribe-alumni-manyk1@yahoogroups.com